DHCP Linux’S


DHCP Hehehe….
Linux menawarkan 1 paket dalam OSnya. buat apa pakai windows yang ngak costumize. Nah berikut ini langkah – langkahnya :
1.Login Sebagai root
2.Kemudian periksa apakah pada server sudah terinstall paket DHCP atau belum, gunakan perintah berikut “rpm -qa |grep dhcp dhcp-devel-3.0pl1-23” jika muncul keterangan tentang dhcp berati sudah terinstal
seperti berikut ini
[root@boeladiegh]# rpm -qa |grep dhcp dhcp-devel-3.0pl1-23
dhcp-3.0pl1-23
Jika belum muncul bisa di install dari disc yang digunakan atau bisa download langsung jika terkoneksi ke internet.
Kemudian edit file dhcpd.conf
File tersebut terdapat di /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample.
Copikan file tersebut ke /etc dengan perintah :
[root@boeladiegh]#cp /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf

3.langkah selanjutnya adalah dengan mengkonfigurasi file /etc/dhcpd.conf
[root@boeladiegh]#vi /etc/dhcpd.conf

##################
ddns-update-style interim;
ignore client-updates;
#set subnet client di 10.14.4.0 dengan subnet 255.255.255.0
subnet 10.14.4.0 netmask 255.255.255.0 {
# — default gateway
#bisa diisi bisa juga enggak
option routers 10.14.4.43;
option subnet-mask 255.255.255.0;
#kalo mau Forward DHCP tinggal di -ON kan aja option ip-forwarding Off;
#Set broadcast address ip
option broadcast-address 10.14.4.255;
#jika dns server diketahui, maka dapat diisi, nantinya client
#akan mengenalinya secara otomatis
option domain-name-servers 10.14.4.43;
#bagian yang diberi tanda “#” berarti Komentar dan tidak
#dipanggil
#option nis-domain “domain.org”;
#option domain-name “domain.org”;
#option domain-name-servers 192.168.1.1;
#option time-offset -18000; # Eastern Standard Time
# option ntp-servers 192.168.1.1;
# option netbios-name-servers 192.168.1.1;
# — Selects point-to-point node (default is hybrid). Don’t change this unless
# — you understand Netbios very well
# option netbios-node-type 2;
#buat rentang ip addres yang ingin digunakan range 10.14.4.44 10.14.4.60;
#dalam detik
default-lease-time 21600;
max-lease-time 43200;

# Kalo mau client kita fix ip
# host ns {
# next-server marvin.redhat.com;
# hardware ethernet 12:34:56:78:AB:CD;
# fixed-address 207.175.42.254;
# }
}
4.Langkah selanjutnya adalah menghidupkan daemon dhcpd. Letak daemonnya adalah di /etc/rc.d/init.d/. Perintahnya adalah sebagai berikut:
[root@boeladiegh]# /etc/rc.d/init.d/dhcpd start
Starting dhcpd: [ OK ]

Slesei…dah Ok toh….

Iklan

~ oleh stresslinuxs pada Januari 30, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: